{"id":6904,"date":"2021-02-23T20:02:24","date_gmt":"2021-02-23T11:02:24","guid":{"rendered":"https:\/\/neonmetin.info\/buletin\/?p=6904"},"modified":"2021-02-23T21:03:22","modified_gmt":"2021-02-23T12:03:22","slug":"kesaksian-dari-korban-topu-honis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neonmetin.info\/buletin\/2021\/02\/23\/kesaksian-dari-korban-topu-honis\/","title":{"rendered":"Kesaksian Dari Korban Topu Honis"},"content":{"rendered":"\n<p><strong><em>By Neon Metin Team<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Saya pergi ke sana pada tahun 2003 (atau 2013 tidak terbaca). Saya masih sangat muda. Saya pergi ke sana saat berusia 11 tahun. Saya baru meninggalkan Topu Honi setelah saya menyelesaikan studi di banku universitas!<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Mengapa Anda memutuskan untuk tinggal di Topu Honis?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Saya pergi ke sana karena saya mendengar orang-orang berkata bahwa mereka merawat anak-anak dengan sangat baik dan pastor juga merawat anak-anak dengan sangat baik! Dia menjaga kami seperti anak-anaknya sendiri. Orang-orang di Ambeno\/ Oecusse sangat mengenalnya! Dia adalah seorang Pastor dan dia baik. Dia menjaga anak-anak seperti anaknya sendiri!<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Apa yang terjadi di panti asuhan?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kami yang di panti asuhan baik-baik saja. Kami baik-baik saja karena yang kami tahu hanyalah makan dan pergi ke sekolah dan tidur. Sepulang sekolah kami santai dan tidur di sore hari. Kami (kemudian) bangun dan mandi. Kami tidak melakukan pekerjaan apa pun. Setelah kami mandi kami belajar sedikit setelah itu kami makan pada jam enam. Setelah makan, kami berdoa pada pukul tujuh malam.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bagaimana perasaan Anda saat berada di panti asuhan?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Saya merasa sangat senang karena semuanya baik-baik saja. Semuanya sangat baik tetapi saya merasa sedih karena ketika saya berada di sana, sesuatu yang salah terjadi pada saya! Saat berada di sana, kami berdoa setiap malam pada pukul tujuh bersama pastor. Sekarang dia bukan lagi pastor. Dia adalah mantan Pastor. Kami semua anak Asrama entah itu laki dan perempuan duduk bersama untuk berdoa (beberapa dari kami) duduk di pangkuan pastor itu. Setelah berdoa, kami menyapanya sambil mengucapkan &#8220;selamat malam&#8221; &#8211; &#8220;selamat malam padre&#8221;. Setelah itu beberapa dari kami pergi. Orang yang duduk di pangkuannya adalah orang yang akan pergi bermalam bersamanya di tempat tidurnya. Di malam berikutnya, akan ada gadis lain yang di ajak Pastor itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Hanya kami para gadis yang mengalami hal seperti itu, bukan untuk anak laki-laki! Kami yang menghabiskan waktu malam bersamanya, orang-orang yang bekerja di panti asuhan tahu semua tentangg itu. Ada daftar nama kami, di dekat pintu kamarnya. Misalnya, malam ini dia menujukan saya, besok malam akan ada gadis lain lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Atau terkadang dia melihat kami duduk bersama dan dia masuk dan memilih siapa yang dia suka malam itu. Pastor itu sendiri yang akan mengatakan malam ini kamu tidur dengan saya. Karena kami masih sangat belia, kami tidak bisa berkata apa-apa karena dia menjaga kami dengan sangat baik seperti anak-anaknya sendiri. Dia menjaga kami selama masa kanak-kanak sampai kami dewasa. Orang tua kami tidak mampu membeli apapun. Orang tua kami tidak memberi kami makanan, pakaian, dan uang. Dia menjaga kami. Jadi, ketika dia melecehkan kami secara seksual, kami tetap diam! Kami semua para gadis yang ada di tempat itu semua mengalaminya!<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika kami pergi ke kamarnya dia meletakkan rexona\/deodorant di &#8230; ??? di tubuh kami (Tidak terbaca\/ disensor). Dia bercakapan sama kami dengan bahasa Baikenu (Bahasa daerah Oecusse) karena pastor ini tidak ingin kami tahu bahasa Tetum&#8230; Setelah itu kami tidur dan \u2026.. Dia menyuruh kami berbicara Baikeno. Setiap hari dia berbicara Baikeno dengan kami! Dia suka berbicara Baikeno &#8230; Dia bilang kalau kamu sudah selesai mandi &#8230; pergi untuk melepas bajumu &#8230; dia suka mengatakan ini &#8230; ketika kami pergi ke kamarnya dia melepas baju kami, sebelum kami pergi tidur dia melepas pakaian kami. Dia juga melepaskan pakaianya. Kami tidur bersama di atas satu alas tidur, selayaknya seperti suami istri. Dia menyuruh kami untuk memegang \/ menyentuh &#8230;.. (di sensor) dia menyentuh tangan kami dan meletakkan tangannya di &#8230;&#8230; (di sensor) dia memasukkan &#8230;&#8230;. ke dalam mulut kami. Setelah itu dia menaruhnya di &#8230;&#8230;. (di sensor) ketika dia merasa bahwa dia akan berejakulasi (spermanya akan keluar) dia bilang aku akan keluarkan, kalau tidak kamu akan hamil. Ketika dia tidur dengan kami, dia memberi tahu kami bahwa jangan memberitahukan kepada siapapun, jangan ada orang yang tahu tentang hal ini. Di saat itu, dia mengunci pintu dan menutup jendela dan mengunci semuanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah waktu makan siang kami juga tidur dengannya. Ada dua orang gadis yang tidur bersamanya, yang satu tidur di sisi kanannya dan yang satu lagi tidur di sisi kirinya&#8230; ketika kami mandi, kami para gadis, pasti dia yang memandikan kami. \u201cMama Asrama\u201d\/Ibu Asrama yang memandikan anak laki-laki!<\/p>\n\n\n\n<p>Di saat dia tidak memberi kami mandi, ketika dia pergi untuk misa di tempat lain seperti desa Kiokole, Leol dan Buni&#8217;u. Saat dia di panti asuhan hanya dia yang memberi kami mandi. \u201cMama Asrama\u201d hanya memberikan mandi untuk anak laki-laki.<\/p>\n\n\n\n<p>Semua yang terjadi pada kami , \u201cmama asrama\u201d di panti asuhan tahu itu. Mereka mengetahuinya, jika kami tidak tidur di kamarnya pastor \u201cmama Asrama\u201d menjadi kesal dan mengatakan bahwa kami harus pergi dan tidur dengan pastor, karena selama berdoa dia telah memilih siapa yang akan tidur dengannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Saya tidak suka hal buruk ini terjadi dalam hidup saya. Hal buruk ini terjadi pada saya ketika saya masih sangat muda, ketika saya berusia sebelas tahun!<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana dengan anak laki-laki \/ laki-laki? Apakah mereka tahu tentangg ini?<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika berita ini diangkat dan diberitahukan kepada publik, mereka tahu. Mereka memberitahu kami gadis-gadis yang tidur di kamarnya (tidur dengan Pastor)\u2026, mereka mengancam akan memukuli kami. Itulah mengapa beberapa gadis tidak angkat bicara karena takut dipukuli oleh laki-laki.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bagaimana dengan &#8220;mama asrama&#8221;? (Wanita)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Para wanita-wanita tahu itu. Karena ketika kami tidak ingin pergi (merasa malas)untuk tidak tidur dengan pastor itu, mereka (para wanita\/ Ibu Asrama) lah yang memanggil kami untuk pergi. Mereka tahu itu. Saat mereka mengatakan bahwa mereka tidak tahu atau berpura-pura tidak tahu, mereka berbohong!<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Apakah pelecehan seksual terjadi pada gadis lain?&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kami para gadis di panti asuhan Topu Honis kita semua menderita dan mengalaminya hanya anak laki-laki yang lolos!<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Berapa lama Anda mengalami pelecehan seksual?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Itu terjadi saat saya berumur 11 tahun. Lima tahun yang lalu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Setelah pelecehan seksual, apa yang Anda putuskan untuk lakukan?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Saya memutuskan untuk berbicara karena ini terjadi pada saya ketika saya masih sangat muda. Dan saya tidak ingin ini terjadi pada adik perempuan saya atau adik perempuan saya di seluruh Timor-Leste.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bagaimana perasaan Anda sekarang?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Saya merasakan kepedihan dan rasa malu &#8230;. Saya berbicara &#8230; sebagai contoh kepada adik perempuan saya yang ada di luar sana. Jika itu terjadi jangan menyembunyikannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Rekomendasi saya? Saya ingin pemerintah membantu kami para gadis (korban) untuk mendapatkan keadilan!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>By Neon Metin Team Saya pergi ke sana pada tahun 2003 (atau 2013 tidak terbaca). Saya masih sangat muda. Saya pergi ke sana saat berusia 11 tahun. Saya baru meninggalkan Topu Honi setelah saya menyelesaikan studi di banku universitas! Mengapa Anda memutuskan untuk tinggal di Topu Honis? Saya pergi ke sana karena saya mendengar orang-orang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6840,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[63],"tags":[],"class_list":["post-6904","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-notisia"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neonmetin.info\/buletin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6904","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/neonmetin.info\/buletin\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neonmetin.info\/buletin\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neonmetin.info\/buletin\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neonmetin.info\/buletin\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6904"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/neonmetin.info\/buletin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6904\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6907,"href":"https:\/\/neonmetin.info\/buletin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6904\/revisions\/6907"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neonmetin.info\/buletin\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6840"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neonmetin.info\/buletin\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6904"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neonmetin.info\/buletin\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6904"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neonmetin.info\/buletin\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6904"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}